
Pada dasarnya kucing tidak memerlukan susu, kecuali susu dari induknya. Susu berlaktosa seperti susu sapi segar tidak dapat dicerna oleh kucing. Laktosa adalah gula susu yang merupakan salah satu komponen khas dalam susu bersama lemak susu dan protein susu. Untuk mencerna laktosa, pencernaan harus menggunakan enzim laktase. Sayangnya, pencernaan yang dimiliki oleh kucing tidak dapat memproduksi enzim ini sehingga laktosa tidak terurai, butiran laktosa akan tertinggal di muka lubang usus halus dan menyerap banyak air dari sekitarnya sehingga menimbulkan diare. Bakteri pun mudah menyerang usus dan menyebabkan fermentasi dalam jumlah besar untuk membentuk gas. Akibatnya kucing akan merasakan rasa sakit yang luar biasa pada perutnya.
Ada beberapa pencernaan kucing yang akhirnya menjadi kebal terhadap laktosa, sehingga kucing tidak menjadi diare atau pun perut kembung. Hal ini tidak juga berarti baik, karena pencernaan kucing mengalami gangguan yang tidak terlihat sehingga fungsi kerjanya menurun. Jika memang sangat harus memberikan kucing susu, maka berikan susu yang tidak mengandung laktosa yang bisa dibeli di petshop atau dokter hewan, tetapi memang harganya lebih mahal dari susu sapi. Lazimnya, kucing hanya membutuhkan susu ketika usianya tergolong bayi 1-42 hari.






0 komentar:
Posting Komentar